Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts
Showing posts with label Puisi Cinta. Show all posts
NADA

NADA

Setelah sekian lama, akhirnya bisa update puisi lagi. Untuk mengalawinya, diisi dengan baper-baperan dulu. Supaya untuk kemudiannya dapet terus feel-nya :'(

NADA

NADA


Menyanyilah kau rupa berlian
Berdansalah kau hingga ke titian
Tersenyumlah dirimu penuh kepastian
Menangislah dirimu kemudian


Layang maya melayang hampa
Layang suara mengambang buta
Wujud pun hanya sekedar belaka
Masa ini tak sanggup ubahnya


Rasa indah telah terbabad
Tak mungkinlah kita hingga ke akad
Terjanglah mimpi seribu abad
Sakit ini hingga ke jasad


Lupakanlah asa, sudahlah tak terasa
Burulah cita, kudukung doa
Gapailah angan, janganlah binasa
Kaulah sang jelita,
Hadapilah segalanya


~ Bhima S. H. S.



Baca selengkapnya

Cinta Asa

Sebuah cinta yang tak biasa, sebuah cinta antara aku dan dirimu. Sulit ku rasa, mustahil ku genggam. Berat hati ingin ku lepas, kata hati tetaplah berdiri kokoh. Kupertahankan ini, sebuah cinta asaku kepadamu.


Cinta Asa

Cinta Asa


Tidakkah kau melihat?
Tidakkah kau menganggap?
Rasa yang terbenam di dahaganya cinta
Cinta asa tenggelam padanya

Matilah, kuburlah
Berusaha keraslah melupakannya
Lihatlah bayangan itu
Gelap, namun putih membara

Hingga ku raih
Butiran rintik kenangan tergenggam
Kulepas itu, kulampiakan
Apa yang terasa di hati kosongmu?

Lakukan semua, usaha percuma
Ku bernaung di rindangnya sakit
Terjang semua tebing keteguhan
Ku terdiam, salahkan aku

Nampak lukismu
Seekor gagak hitam kesepian
Angin berputar, angin depresi
Kau ingin semua hancur tak bersisa?

Apakah aku?
Seorang boneka penuntut suara hati?
Ya, aku penuntut kau hakimnya
Apa salahnya menghadirkan pembalaanku?

Semua jerih payah sia-sia
Cintaku padamu
Sebuah cinta antara aku denganmu
Sebuah cinta asa

Karya : Bhima Yudha
Baca selengkapnya

Kepedihan Hati - Oleh Neng Dwy Thea

Kata orang cinta itu buta, indah sementara terbuang sia-sia. Kata orang cinta itu anugerah terindah, memanglah begitu dan harusnya seperti itu. Manis pahitnya cinta sudah biasa, menemukan orang yang terbaik adalah tujuan utama.

Kepedihan Hati - Oleh Neng Dwy Thea

 

 Kepedihan Hati 


Tetesan air mata,
temani kepedihan di kesunyian malam,
Lukiskan kehancuran hati,
Oleh kejamnya cinta,

Dulu...
Kaulah sang mentari hati,
Kini...
Kaulah sang kegelapan malam,
Disana...
Kau tertawa riang menyambut cinta yang datang,
Disini...

Ku termenung sendiri mencoba melepaskan cinta yang pergi
Entah sampai kapan air mata ini kan terus mengalir
Mungkinkah kepedihan ini kan abadi terukir?
Raga-hati kini seakan mati,

Tak ada lagi cinta yang mengisi hati
Cinta-benci kini padu, risaukan hati yang kian beradu
Tak ada lagi melodi cinta yang syahdu,
yang ada hanyalah sakit yang menusuk kalbu . .



Kepedihan Hati - Oleh Neng Dwy Thea
Baca selengkapnya

Maafkan Aku

Dikala waktu senja itu, kutulis semua penyesalanku di dalam hati. Dikala waktu senja itu, hanyalah Sang Surya yang mengucapkan selamat tinggal padaku. Dikala waktu senja itu, aku hanya ingin, ingin perasaanku dapat sampai di pelukan dinginmu.

Maafkan Aku

Maafkan Aku


Aku tertunduk lesu
Rindangan pohon rimbun di kala kita bertemu
Kubayangkan dirimu,
Aku hanya membayangkan dirimu

Kupandang awan hitam
Aku hanya memandang awan hitam
Apakah,
Apakah aku telah kehilangan semuanya?

Linangan air mata,
Dengan senang hati menghibur hatiku
Atas semua mimpi burukku
Yang ingin menghancurkan diriku

Tegar, aku ingin tetap tegar
Aku katakan pada dunia
Aku bisa menenggelamkan rasa itu
Kusadari, akhirnya aku menyadari

Aku hanyalah melarikan diri


Namun kau disana
Menghantam mereka semua untukku
Menanggung rasa sakit untukku
Tak satu sesalpun kau tinggalkan

Aku menangis
Aku hanya menangis
Aku takut akan senyuman tulus itu

Aku menangis
Aku hanya menangis
Aku takut semua terenggut dari dalam dirimu

Aku menangis
Aku hanya menangis
Aku bahagia akan hati tulusmu itu

Maaf,
Saat kau menderita
Hanya inilah yang berani kuucapkan

Maafkan aku,
Aku tahu ucapan ini sudah terlambat

Maafkan aku,
Bisakah kau bertarung untukku satu kali lagi?

Maafkan aku,
Melawan ego dan menghancurka ketidaktahuan diriku

Maafkan aku,
Aku menangis, memelukmu
Tubuh kakumu

Maafkan aku...

Karya : K.D.S. (Bhima Yudha)
  
Baca selengkapnya

Gadis Dari Negeri Seberang

Senja pun tiba , saatnya pulang. Saat-saat dimana ayam tak lagi berkokok, saat dimana langit menampakan aura keindahannya sungguh indah kebesaran tuhan, seperti gadis di Negri Seberang sana. Di negeri para perantauan.

Gadis Dari Negeri Seberang
rianaalkurdi.wordpress.com

 

 

Gadis Dari Negeri Seberang


Siapa namamu?
tak sanggup aku berkata itu
tak sanggup jua untuk meminta
sungguh kaku bibir ini

Tiba tiba terkenang masa-masa itu
Ketika kita baru saja bertemu
Wajahmu cantik, begitulah semestinya
Senyumanmu menyejukanku
Menyejukan setiap bagian dari diriku
Sorot matamu tak kunjung hilang dari mataku

Sungguh indah kebesaran tuhan
Menciptakan makhluk tiada cacat
Bak langit di kala senja
auramu begitu nyata

Wahai gadis dari negeri seberang
Apakah kamu tahu?
Apakah kamu sudah tahu?
Betapa indah dirimu
sepertinya begitu
Nampak jelas padamu, disetiap hias wajahmu


Karya : Mushanif Ramdany




Baca selengkapnya